SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA DIBULAN RAMADHAN 1433 H

Jumat, 07 September 2012

Artikel Bagus

Klakson Dan Kita


Mungkin banyak di antara kita yang pernah berkendara di belakang truk yang melaju pelan. Kita terburu-buru namun harus rela menunggu. Bagi yang terburu-buru, pasti mencari celah untuk melewati truk yang seolah terseok-seok kelebihan muatan. Meski tombol klakson kita tekan berkali-kali, si sopir truk tetap bergeming. Laju truk tetap merayap, tak peduli.
Kita makin dongkol sembari harus rela menarik bibir ke samping, tersenyum kecut, manakala di bak belakang truk tertulis kalimat:Ra sabar mabura (kalau tidak sabar terbanglah-red). Jadi meski klakson kita pencet keras-keras dan berlama-lama, hasilnya sama saja. Kita pun tidak berubah bisa terbang. Jadi, klakson tidak menyelesaikan masalah.
Klakson juga kita pencet dengan gembira saat berpapasan dengan kawan atau sahabat di jalan. Kalau perlu tangan kita ikut melambai. Artinya, itu klakson sapaan. Kalau tidak membunyikan klakson, mungkin kita akan dituduh sombong. Ada pula kawan yang punya kebiasaan aneh, suka memencet klakson tiga kali setiap melewati tempat tertentu yang dianggapnya keramat, atau ketika melintasi daerah permakaman.
”Ini uluk salam,” katanya.
”Kepada siapa?” tanya saya.
”Pokoknya begitu,” ujarnya.
Baiklah, itu namanya klakson mitos. Jadi, dimitoskan oleh orang-orang kurang kerjaan yang percaya takhayul bahwa memencet klakson diperlukan saat kita melintasi wilayah tertentu.

Ponsel
Di antara kawan-kawan pengendara motor juga punya kebiasaan memencet bel klakson ditambah salam jari tertentu. Artinya: Hati-hati Bro, di depan sana ada mokmen. Jadi bagi mereka yang tidak siap berhadapan dengan razia, segera berbelok di tikungan pertama. Ini namanya klakson solidaritas menghadapi petugas.
Beberapa kawan dari Medan atau Makassar, katanya, punya kebiasaan ramai-ramai membunyikan klakson saat terjadi kemacetan. Klakson berbunyi bersahut-sahutan, seperti parade. Katanya, itu seperti pelampiasan dari kepenatan kerja. Atau seperti upaya melarikan diri dari ketertekanan hidup karena hajaran kerja atau impitan jiwa atau semacam itu. Jadi klakson seperti terapi, meski tetap tidak berguna mengurai kemacetan.
Tetapi ada juga orang yang sengaja mematikan klakson kendaraannya. Kenapa? Agar kebiasaannya yang sedikit-sedikit mengklakson berhenti dengan sendirinya. Akhirnya jika terjadi kemacetan hanya bisa geleng-geleng kepala,  lama-lama menjadi maklum dan mungkin berubah menjadi lebih sabar.
Sebagian dari kita mungkin juga pernah menghadapi pengendara kurang ajar seperti ini, sibuk ngobrol melalui handphone atau ponsel saat sedang berkendara, sehingga tidak sadar laju kendaraannya melambat. Akibatnya kendaraan lain di belakangnya terganggu. Sungguh, ini contoh perilaku yang tidak sopan di jalan raya dan polisi lalu lintas perlu berburu orang-orang jenis ini untuk diberi pelajaran. Untuk menghadapi orang seperti ini, bunyi klakson mungkin bisa membuatnya menyadari kesalahan. Mungkin.
Tergesa-gesa
Sering pula kita menjumpai banyak pengendara langsung memencet tombol klakson saat lampu merah berganti hijau. Sebagian memberi tahu kepada pengendara di depannya bahwa lampu sudah menyala hijau, artinya semua kendaraan boleh lewat. Namun sebagian seperti ungkapan ketidaksabaran, ketergesa-gesaan. Maaf, yang terakhir ini sebenarnya tidak terlalu berguna dan tidak sopan.
Malah ada juga di antara kita yang memencet klakson saat ada orang menyeberang jalan, yang menunjukkan kita tidak sabar melihat pengguna jalan lain mengambil haknya.
Lebih mengherankan lagi, sering pula orang membunyikan klakson saat ada mobil atau motor mogok di tengah jalan. Sebagian mungkin memencet sekali dan pelan, namun tidak sedikit yang memencet keras-keras dan lama, bahkan dari mulutnya juga keluar ”klakson”. Itu seperti kita melihat kawan kita tiba-tiba kakinya sakit dan kita memintanya segera berdiri dan berlari, karena kita mau lewat. Orang seperti ini bukan lagi tidak sabaran, tetapi juga orang yang tidak punya belas kasihan.
Di banyak kota di negara lain, seperti Kuala Lumpur, Tokyo atau negara-negara Eropa dan negara maju lainnya, memencet klakson termasuk persoalan sensitif. Kebanyakan hanya dibunyikan jika kita tidak suka dengan cara nyetir orang di depan kita. Sangat jarang terjadi orang mengklakson pengguna jalan lain karena alasan tidak sabar atau tergesa-gesa. Sepertinya, membunyikan klakson itu bagian dari keteraturan masyarakat. Semakin teratur suatu masyarakat, semakin jarang kita dengar klakson dibunyikan.
Bagi mereka yang nekat mengemudi saat mabuk atau sakaw karena minuman keras atau narkoba, klakson sudah pasti akan terlupakan. Orang tentu belum lupa, bagaimana Apriani Susanti supir Xenia yang menerobos jalur pejalan kaki di Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (22/1) silam. Ulah Apriani membuat sembilan nyawa melayang. Jangankan mengklakson, gadis ini bahkan lupa mengerem. Kalau dia sempat menggeber klakson keras-keras, bisa jadi ceritanya akan lain. Apalagi kalau dia tidak sakaw, situasinya tentu berbeda.
Petugas Dinas Perhubungan Kota Solo, selalu menutup laporan lalu lintas di SOLOPOS FM dengan ungkapan yang lama-lama terbilang klise: Tertib berlalu lintas, cermin budaya wong Solo.
Tapi kawan, rasanya ada baiknya slogan itu kita camkan dan taati. Mulai dari hal kecil, seperti memencet klakson di kendaraan kita pada saat yang benar-benar diperlukan, atau menyalakan lampu sign saat hendak berbelok dan lain-lain. Biarlah kita sedikit bersabar, dan orang lain nyaman berkendara di sekitar kita.

Sabtu, 21 Juli 2012

Cerita Lucu Edisi Bulan Ramdhan

Assalamu'alaikum wr.wb. . .

Selamat Menunaikan ibadah puasa bagi anda yang menjalankannya..


Edisi Tebakan Ramadhan

A  sedang bermain tebak-tebakan dengan B
A : “Ramadhan apa yang bisa main drum?
B : “Ah, kalau itu gampang, jawabannya pasti Gilang Ramadhan.” A : lantas mengangguk.
B : “Ramadhan apa yang ada di film?”, 
A : “Ramadhan dan Ramona,”
B : “Masih salah,” 
A : “Terus apa jawabannya?”, 
B : “Jawabannya Rama…dhan Shinta,”...




A : Gimana Caranya,Me mbedakan Org Yang Puasa.. Sama Org Yang Ngga Puasa..??? 
B : Dari Gaya Jalannya.. 
A : Bukan.!! 
B : Dari,Perut nya.. Kalo Gede,Berar ti Ngga Puasa..!! 
A : Salah.. 
B : Hmm..Kalo Yg Puasa, Meludah Terus.. 
A : Haha Salah..!! 
B :Gima na Dunk..?? 
A : Dari BETIS,nya, ,Tau.. 
B : Kok, Bisa.. ?? 
A  : Karena,Org Yang,Ngga Puasa.. Kalo Makan Diwarteg.. Cuma Keliatan. Betisnya Doank..!!H ehehe


Edisi Hal Pembatal Puasa


Perlu anda ketahui bahwa ada beberapa produk mie yg tidak boleh dikonsumsi selama bulan puasa, di antaranya adalah:
- Mie kirin istri orang lain
- Mie jitin bini tetangga
- Mie ting berdua dengan istri atau suami orang lain
- Mie pisin kepala orang
- Mie lih-milih baju utk lebaran tapi gak jadi beli
- Mie ndahin kotoran ke rumah pak rt
- Mie sahin pasangan suami istri
- Mie-nta kawin lagi



Edisi Iklan Ramdhan


Andi sedang berusaha menjalankan ibadah puasa satu hari penuh. Untuk itu, bertanyalah dia kepada Ayahnya, “Yah, bagaimana supaya puasa kita bisa satu hari penuh?”
Dengan santainya, sang Ayah menjawab, “Gampang, Anakku.” “Pakai saja kartu AS karena di iklannya, setan kalah dengan pengguna kartu itu.” Mendengar jawaban sang Ayah, Andi melongo saja.




Edisi Polisi Ramadhan


Ada beberapa polisi yang (sangat bisa) membuat puasa para pria menjadi tidak sah, minimal pahala berkurang 
  • Polisi tidur (sering membuat para supir dan pengendara motor memaki-maki, karena jengkel)
  • Polwan tidur (nah, ini bahaya, bikin mata jelalatan dan otak ngeres pikiran kotor)


Edisi Survei Ramadhan


Sebuah hasil survei : Hasil survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga survei independen Indonesia menyatakan bahwa Teh yang paling disukai selama bulan Puasa adalah : 0,33 % suka Teh Celup,0,57% suka Teh Poci, 1,25% suka Teh Botol, 97,15% suka Teh Ha Er….



Edisi Request Ramadhan



Request Lagu Radio Ada Seorang pemuda menelpon sebuah stasiun radio. Penelpon: “Assalamualaikum… mau kirim salam…” Penyiar : “Boleh… Buat siapa?” Penelpon: “Buat teman-teman saya yang lagi berpuasa tetap sabar ya! Kalau mau request boleh?” Penyiar : “Tentu saja, apa nih lagunya?” Penelpon: “Tolong puterin adzan maghribnya dong, Mas…”




Edisi Sms Ramdhan

SMS Nyasar Edisi Ramadhan “Tolong kirim Mama kolak,cendol,cemilan ke rumah! Jangan telp Mama, Mama sedang puasa di kantor polisi. Ingat jangan kirim pulsa tapi kolak, cendol, cemilan. Mama udah tobat mintain pulsa gak pernah dapat2″.




Edisi Gambar Lucu Ramdhan